Arsitektur & Rumah Adat Wednesday, 02 September 2026 150 Kali Dibaca

Arsitektur Boyang: Filosofi Ketahanan Gempa Rumah Adat Mandar

Tim Peneliti SIJAGA
Kurator & Tim Riset Budaya Majene
"Rumah adat Boyang menyimpan kearifan lokal rancang bangun panggung fleksibel yang tahan goncangan tektonik pesisir."

Rumah adat Boyang bukan sekadar hunian tradisional, melainkan mahakarya mitigasi bencana leluhur Mandar. Tiang-tiang penyangga tidak ditanam mati ke dalam tanah, melainkan diletakkan di atas batu pipih cembung (pallangga). Struktur pasak kayu fleksibel memungkinkan bangunan bergoyang mengikuti getaran gempa tanpa mengalami patah getas.

Filosofi ini membuktikan bahwa mitigasi struktural telah diwariskan secara turun-temurun di pesisir Majene jauh sebelum pedoman bangunan tahan gempa modern diperkenalkan.

Dokumen digital dilindungi sistem hak cipta arsip budaya Kabupaten Majene. Penyalinan teks dan ekstraksi media dinonaktifkan.
Naskah Terkait Lainnya

Belum ada naskah terkait dalam kategori ini.

SIJAGA Majene

Sistem Informasi Penjagaan dan Perlindungan Cagar Budaya dari Ancaman Bencana Alam.

Pantau Resiko Bencana